MENULIS CERPEN
Cerpen "Saat Maut Batal Menjemput", Cerpen Radhar Panca Dahana (Kompas, 12 Maret 2017), di dalam cerpen tersebut pengarang menggunakan bahasa kiasan yang sering digunakan sehari-hari Meskipun menggunakan bahasa kiasan adu yang sulit di pahami tetapi relatif sedikit, lebih sering mengunakan bahasa sehari- hari. Pengarang membuat kata-kata tersebut disusun dengan kompleks dan menarik sehingga pembaca tidak merasa bosan untuk membacanya. Walaupun bahasa yang digunakan dalam cerpen ini susah dipahami oleh pembacanya, namun makna yang ingin disampaikan oleh pengarang dapat diserap oleh pembaca. Dalam cerpen "Saat Maut Batal Menjemput" pengarang mencoba untuk menjelaskan mengenai psikologi seorang suami yang kosong karena menikah dengan wanita yang dominan dalam keluarga. Dominasi dari istri tersebut merenggut pandangannya mengenai perempuan. Sehingga dia melupakan rasanya menjadi dominan sebagai seorang pria yang seharusnya m...