PENGERTIAN, FUNGSI, DAN TUJUAN MENULIS

 


   

   PENGERTIAN MENULIS 

    Menulis adalah sebuah proses menciptakan suatu catatan, informasi atau cerita menggunakan aksara. Menulis bisa dilakukan pada media kerja dengan menggunakan alat-alat seperti pena atau pensil.

    Berdasarkan KBBI, menulis adalah mengungkap gagasan, opini dan ide dalam rangkaian kalimat. Selain itu, menulis juga membuat huruf dengan pena atau pensil, menyampaikan pikiran atau pandangan, mengarang cerita dan menggambarkannya. Karena itu, penulis juga akan dipengaruhi oleh isi hai, suasana hati dan latar belakangnya ketika menulis. Sehingga, penting untuk menentukan genre, gaya bahasa hingga perspektif yang akan disampaikan melalui tulisan.


  FUNGSI MENULIS 

 Fungsi utama tulisan adalah sebagai alat komunikasi secara tidak langsung. Menulis sangat penting bagi pendidikan karena memudahkan para pelajar berpikir. Menulis juga dapat menolong sesorang berpikir kritis. Menurut D’Angelo (Henry Guntur Tarigan, 2008: 23), situasi yang harus diperhatikan dalam menulis adalah maksud dan tujuan sang penulis, pembaca atau pemirsa, dan waktu atau kesempatan.

 Lebih lanjut Mohamad Yunus dan Suparno (2009: 1.4) mengemukakan manfaat menulis adalah sebagai berikut : 

1) Meningkatkan kecerdasan

Setiap anak itu cerdas. Setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda-beda, dengan menulis, kecerdasan seseorang akan semakin meningkat karena menulis membutuhkan konsentrasi untuk mempresentasikan ide-ide yang dimiliki.

2) Mengembangkan daya inisiatif dan kreativitas. 

Menulis dapat mengembangkan daya inisiatif dan kreativitas, artinya saat menulis,seseorang harus mempersiapkan sendiri segala sesuatu yang berkaitan dengan tulisan, agar hasil tulisan tertata dengan baik, menarik, dan enak dibaca. 

3) Menumbuhkan keberanian

Menulis merupakan perjuangan yang membutuhkan keberanian untuk berkomunikasi dan berbicara kepada pembaca. Berani menulis apa saja tanpa rasa takut adalah esensinya.
Tidak usah memikirkan apakah tulisan dibaca orang atau tidak, apakah diterima atau ditentang, apakah di berikan like atau tidak, apakah di komentari atau tidak. Yang penting menulis, menulis dan menulis.

 4) Mendorong kemauan dan kemampuan mengumpulkan informasi. 

Menulis bertujuan memberikan informasi tentang sesuatu, baik berupa fakta, peristiwa, pendapat, pandangan dan data kepada pembaca. Sehingga pembaca bisa mendapatkan wawasan dan pengetahuan baru dari tulisan tersebut. 

Berdasarkan pendapat di atas, dapat disimpulkan bahwa manfaat menulis adalah mengembangkan kreativitas, yaitu dengan menemukan ide dan gagasan, mengumpulkan bahan-bahan serta memperjelas suatu masalah. Manfaat dari menulis yang lain adalah mengembangkan pengetahuan dan kecerdasan, yaitu dengan membangkitkan pengetahuan yang pernah diketahui sebelumnya.


       TUJUAN MENULIS 

    Setiap penulis harus mempunyai tujuan yang jelas dari tulisan yang akan ditulisnya. Rini Kristiantari (2004: 101) mengungkapkan bahwa tujuan yang jelas akan membimbing seseorang dalam usahanya membuat tulisan yang baik. Menulis untuk sekedar menyelesaikan tugas atau memenuhi kewajiban tidak dapat dikatakan sebagai tujuan menulis yang nyata. Sejalan dengan pendapat tersebut, Reinking (Rini Kristiantari, 2004: 101) mengungkapkan bahwa tujuan menulis secara umum adalah menginformasikan, meyakinkan, mengekspresikan diri, dan menghibur.

     Lebih lanjut Suparno dan Mohamad Yunus (2009: 3.7), mengungkapkan bahwa tujuan yang ingin dicapai seorang penulis adalah menjadikan pembaca ikut berpikir dan bernalar, membuat pembaca tahu tentang hal yang diberitakan, menjadikan pembaca beropini, menjadikan pembaca mengerti, membuat pembaca terpersuasi oleh isi karangan, dan membuat pembaca senang dengan menghayati nilai-nilai yang dikemukakan seperti nilai kebenaran, nilai agama, nilai pendidikan, nilai sosial, nilai moral, nilai kemanusiaan dan nilai estetika. 

Berdasarkan beberapa pendapat ahli mengenai tujuan menulis, dapat disimpulkan bahwa tujuan menulis adalah agar pembaca mengetahui, mengerti dan memahami nilai-nilai dalam sebuah tulisan sehingga pembaca ikut berpikir, berpendapat atau melakukan sesuatu yang berhubungan dengan isi tulisan. 

Comments

Popular posts from this blog

MENGULAS ARTKIEL

Pemerolehan bahasa mulai dari balita