MENGULAS ARTKIEL
Artikel yang bejudul, "Guru Merdeka mengajar berani bertanya: apa yang perlu saya perbaiki di kelas saya ?" yang ditulis oleh Erlina Anriani Siahaan seorang duta literasi kota Pematang Siantar.
Artikel ini membahas tentang seorang guru yang harus bisa sebagai pemimpin pembelajaran di ruang kelas. Ini adalah sebuah tantangan terbuka untuk semua guru, bagaimana guru semakin menginspirasi semua muridnya dan mengajak mereka mampu berpikir kritis.
Bertanya dan mendengarkan adalah kemampuan yang mendukung guru dalam menghidupkan keempat kompetensi tersebut. Tanpa bertanya dan mendengarkan, guru tidak akan mampu memahami murid secara mendalam. Pemahaman akan kondisi latar belakang murid, kebutuhan belajar apa yang tepat, pembelajaran apa yang harus menjadi pilihan, serta aktualisasi potensi murid yang memerlukan komunikasi one-in-one atapun dalam grup yang selalu bermula dan berlangsung dalam lingkup komunikasi aktif dan menyenangkan. Ya, guru harus memiliki sikap inklusif, berkomunikasi santun, empatik, dan objektif.
Pembelajaran dalam ruang kelas, bagaimanapun harus juga merupakan interaksi coaching di mana guru adalah coach dan murid sebagai coachee. Guru sebagai coach diharapkan terpercaya dan menciptakan suasana trust (dapat dipercaya coachee/murid). Dengan berbagai situasi dan kondisi apa pun yang dicerminkan murid, guru diharapkan mampu menumbuhkan murid yang memiliki pemikiran dan motivasi dari dalam diri; mendidik anak tanpa memarahi, tanpa melarang, tanpa menyuruh, dan tanpa menasihati.
Guru sebagai coach juga sebagai pemimpin pembelajaran, harus mampu memberikan yang terbaik sesuai dengan kebutuhan belajar murid yang tentu saja tidak sama satu sama lain. Refleksi menjadi salah satu babak yang penting dalam menciptakan kelas yang berpihak kepada murid. Berpihak kepada murid, artinya pembelajaran berlangsung tidak semata berpusat kepada murid, tetapi juga benar-benar menciptakan suasana menyenangkan bagi murid.
Kesimpulannya :
Sebagai seorang guru atau seorang pemimpin di kelas, kita harus dapat menciptakan suasana kelas dan bisa menginspirasi murid atau siswa agar dapat berpikir kritis. Dan juga sebagai seorang guru harus dapat memahamai kondisi latar belakang murid, agar kita tahu kebutuhan belajar apa yang tepat untuk pembelajaran di kelas.
Kelebihan Artikel :
1. Artikel ini sangat berguna sebagai referensi bagi tenaga pendidik dan calon tenaga pendidik
2. Basanya juga mudah dipahami
3. Artikel ini juga memiliki kelebihan dari judul yang secara langsung memberikan gambaran tentang topik yang dibahas.
Kelemahan Artikel :
1. Dalam artikel tersebut banyak kata kata yang menggunakan bahasa asing
2. Artikel diatas kurang dalam membuat contoh nyata dari tenaga pendidik
Comments
Post a Comment